RA Kanas Kosasih Koesoemadinata (tengah) Ketua LSK Tata Rias Pengantin bersama Para Penguji Tata Rias Pengantin yang mendapatkan penghargaan dari LSK TRP 2024.

SinarHarapan.id – Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Rias Pengantin (LSK TRP) melaksanakan Gebyar malam keakraban Penguji dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSK TRP seluruh Indonesia, bertempat di Hotel Menara Peninsula Jakbar, dari 9 sampai 10 Juli 2024.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut, yaitu gala dinner peragaan tata rias pengantin pakem dan peluncuran seragam baru, penghargaan TUK, Penguji berprestasi periode 2023-2024 dan puncaknya adalah LSK award 2024.

RA Kanas Kosasih Koesoemadinata, S.E., M.Ht, selaku Ketua LSK Tata Rias Pengantin, “Sangat bersyukur untuk terselenggaranya gebyar LSK TRP ( Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Rias Pengantin) 2024 dan hari ini kita ada lounching seragam baru tempat Uji Kompetensi seluruh Indonesia dan menguji LSK Tata Rias Pengantin dan puncaknya adalah LSK Awards 2024 penilaian atau apresiasi untuk para pemimpin TUK seluruh Indonesia berkinerja baik dan Penguji Tata Rias Pengantin berkinerja baik 2024. ungkapnya di Hotel Menara Peninsula, Jakbar, Selasa dari (9/7/2024).

Dalam acara gebyar LSK TRP di buka oleh Direktur kursus dan pelatihan Ibu Dr dr Hajah Nah Diana MPD dan kehadiran dari deputi kementerian pemberdayaan perempuan dan juga perlindungan Anak.

Acara ini terselenggara berkat dukungan dan binaan dari Direktorat khusus pelatihan, dirjen advokasi, kemendikbudristek Indonesia dan organisasi profesi pembentuk electoris pengantin yaitu HARPI MELATI ibu Suyatmi Harun MM dan forum PLKP yang membawahi seluruh lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Indonesia yaitu Pak Janis Hendratet ketua bidang untuk sertifikasi pengujian.

” Puji syukur acara ini diikuti oleh seluruh penguji TUK dan juga pimpinan lembaga kursus dan pelatihan instruktur kemudian makr up artis dan juga masyarakat umum dari Aceh hingga ke Morotai.” Sambung RA Kanas Kosasih Koesoemadinata, S.E., M.Ht.

(ki-ka) RA Kanas Kosasih Koesoemadinata, S.E., M.HT, Suyatmi Harun Ketua Umum DPP HARPI MELATI dan Janis Hendratet Ketua Bidang Standarisasi dan Sertifikasi DPP Forum Pengelola LKP. Foto: Rudolf Adji
(ki-ka) RA Kanas Kosasih Koesoemadinata, S.E., M.Ht, Ketua LSK Tata Rias Pengantin, Suyatmi Harun Ketua Umum DPP HARPI MELATI dan Janis Hendratet, Ketua Bidang Standarisasi dan Sertifikasi
DPP Forum Pengelola LKP. Foto; Rudolf Adji

Standarisasi dalam pemberian LSK awards untuk pimpinan Tempat Uji Kompetensi (TUK) diberikan penilaian selama kurun waktu 2023 hingga 2024 dengan pelaksanaan uji kompetensi yang terbaik kemudian pelaporan-pelaporan administrasi yang terbaik dan dengan peserta ujian reguler atau berbayar mandiri terbanyak.

Penguji di berikan LSK awards dengan penilaian adalah penguji yang berkinerja baik kemudian best performance Best dress, best untuk komunikasi, dan banyak sekali nominasi lainnya.

Para penguji diberikan apresiasi yang tersebar di seluruh Indonesia yang berjumlah 350 penguji di harapkan tetap guyub dan solid dengan tata rias pengantin.

Janis Hendratet, ketua Bidang Standarisasi dan Sertifikasi
DPP Forum Pengelola LKP menambahkan bahwa
“standardisasi untuk penata rias pengantin atau juga makeup artis itu kan dimasukkan ke pemerintah yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi kompetensi ketika mereka belajar apa yang dipelajarkan itu harus ada pihak ketiga yang mengukur dari ujung barat sampai ujung timur itu standarnya sama.” ungkapnya

“Kami dari organisasi pengelola lembaga kursus dan pelatihan itu mensyaratkan semua peserta didik yang di kursus itu harus dituntaskan belajarnya dan diujikan oleh LSM jenjang yang kita gunakan itu mengikuti perpes no 8 2012 yaitu mengenai KKNI yaitu adalah kesetaraan ketika mereka mengantongi jenjang KKNI itu mereka boleh disetarakan dengan lulusan dengan pendidikan formal maupun dengan pengalaman kerja lainnya ini keistimewaan yang apa dilakukan sertifikasi oleh LSK.” sambungnya.

Bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti uji kompetensi bisa langsung mendapatkan di aplikasi di Kemendikbudristek dan juga bisa mendaftar secara mandiri.

“Sertifikasi tersebut berlaku seumur hidup bisa di gunakan sebagai alat kompetensi pada saat kita melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dan tentunya bisa sebagai referensi untuk kita bekerja di industri”. Pungkas RA Kanas Kosasih K. (atp)