Ekonomi

Agresif di 2026, Seven Event Gelar 11 Pameran dan Rentang Sayap ke Pasar Internasional

×

Agresif di 2026, Seven Event Gelar 11 Pameran dan Rentang Sayap ke Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini
Ekspansi ke Vietnam hingga Bali: Strategi Seven Event Jadi Pemain Pameran Kelas Dunia.(Doc : Seven Event)
Ekspansi ke Vietnam hingga Bali: Strategi Seven Event Jadi Pemain Pameran Kelas Dunia.(Doc : Seven Event)

SinarHarapan.id-Tahun 2026 menjadi momen lompatan besar bagi Seven Event. Penyelenggara pameran yang merupakan bagian dari jaringan Comexposium ini tidak hanya menambah jumlah pameran, tetapi juga melebarkan sayap ke pasar internasional. Sebanyak 11 judul pameran siap digelar sepanjang tahun ini, mencakup sektor otomotif, pangan, energi, hingga kebencanaan.

Presiden Direktur Seven Event, Andy Wismarsyah, mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi periode dengan jumlah pameran terbanyak dalam sejarah perusahaan. “Kami tidak hanya fokus pada sektor otomotif yang sudah menjadi kekuatan utama, tetapi juga konsisten menghadirkan pameran B2B untuk mendukung pertumbuhan berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Andy dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ekspansi Internasional: SIAL Vietnam Jadi Pintu Masuk
Langkah paling strategis yang diumumkan Seven Event adalah pendirian anak perusahaan di Vietnam, Seven Vietfair Exhibition Company Limited. Melalui entitas ini, mereka akan menyelenggarakan SIAL Vietnam pada 11–14 November 2026 di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC), Ho Chi Minh City.

Ini menjadi pertama kalinya Seven Event mengelola pameran di kancah internasional secara langsung. SIAL sendiri merupakan merek pameran pangan bergengsi yang telah dikenal luas di berbagai negara. Dengan langkah ini, Seven Event tidak lagi sekadar menjadi mitra lokal, tetapi berperan sebagai penyelenggara penuh di luar negeri.

“Memasuki tahun 2026, kami memperluas jangkauan tidak hanya secara nasional, tetapi juga menyelenggarakan lini pameran B2B sebagai platform pertemuan bisnis yang efektif secara internasional. Harapan kami, Seven Event akan memperkuat posisi sebagai salah satu profesional exhibition organizer yang mampu menjalankan pameran di dalam dan luar negeri,” tambah Andy.

Otomotif Tetap Jadi Andalan, Kini Merambah Bali
Di sektor otomotif, Seven Event kembali menggelar rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di berbagai kota. Mulai dari GIIAS Tangerang (30 Juli–9 Agustus), Surabaya, Bandung, Semarang, hingga Makassar. Namun, yang menarik perhatian adalah rencana penyelenggaraan GIIAS Bali pada 27–31 Januari 2027 di The Meru, Sanur.

Meski baru akan digelar awal tahun depan, kehadiran GIIAS di Pulau Dewata menandai ekspansi serius ke wilayah Indonesia Timur. “Kami ingin memastikan bahwa industri otomotif bisa dirasakan merata di seluruh Indonesia, termasuk kawasan timur,” jelas Agus Riyadi, COO Seven Event.

Tidak ketinggalan, kolaborasi dua pameran otomotif besar, GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) dan Indonesia Motorcycle Show (IMOS), akan kembali digelar bersamaan pada 20–29 November 2026 di ICE–BSD City, Tangerang.

Pameran B2B: Dari Baterai hingga Bencana
Seven Event juga serius menggarap lini pameran Business-to-Business (B2B) yang selama ini mungkin kurang mendapat sorotan. Tahun ini, mereka akan menggelar EESA Summit Indonesia (3–5 Juni) yang fokus pada teknologi penyimpanan energi dan solusi baterai untuk mendukung transisi energi bersih.

Selanjutnya, EDRR Indonesia (12–14 Agustus) akan menjadi platform untuk menampilkan teknologi mitigasi bencana, tanggap darurat, serta peralatan penyelamatan canggih. Pameran ini diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan industri kebencanaan di tanah air yang rawan bencana.

Baca juga : Seven Event Siap Gelar Pameran B2B dan B2C Pelbagai Sektor

Sementara di sektor pangan, SIAL Interfood akan hadir kembali pada 4–6 November 2026 di JIEXPO Kemayoran, menghadirkan inovasi teknologi pangan dan akses jaringan bisnis internasional bagi industri F&B.

Venue Strategis dan Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas
Agus Riyadi menambahkan bahwa peningkatan kualitas di setiap aspek menjadi fokus utama. Pemilihan lokasi yang lebih strategis serta penyediaan fasilitas yang aman dan nyaman dipersiapkan agar peserta maupun pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

“Bagi kami, kesuksesan sebuah pameran bukan hanya dilihat dari besarnya acara, melainkan bagaimana seluruh pihak yang terlibat mendapatkan kesan dan manfaat yang istimewa,” tegas Agus.

Dengan 11 pameran, ekspansi internasional, dan penguatan lini B2B, Seven Event optimistis dapat menjadi jembatan yang menghubungkan inovasi industri dengan masyarakat luas, baik di dalam negeri maupun di kancah global. Tahun 2026 menjadi bukti bahwa perusahaan pameran asal Indonesia ini siap bersaing di level dunia.