SinarHarapan.id – PON XXII sedianya baru akan digelar pada 2028 mendatang. Event besar yang terpampang di depan mata, adalah PON Beladiri edisi kedua yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, awal Oktober 2026. Seperti Cabor beladiri yang lain, Muaythai juga menjadi salah satu cabor yang akan dipertandingkan.
Tak hanya Muaythai, cabor lain yang akan dipertandingkan di PON Beladiri 2026 antara lain Anggar, Hapkido, Kick Boxing, Kurash, Tinju, Yongmodo, dan IBCA MMA. Muaythai Indonesia pun sudah bersiap mengikuti PON Beladiri yang digelar KONI. Mereka kini memiliki ketua umum baru yakni Nadiem Al Farrel.
Farrel terpilih dalah Munaslub Muaythai Indonesia yang diadakan di Hotel Osaka, Pantai Indah Kapuk 2, pada Sabtu 25 April 2026) siang. Farrel langsung mempersiapkan atlet yang akan menggelar kejuaraan sebelum PON Beladiri 2026.
“Tujuan utama Munaslub ini membuat muaythai Indonesia lebih baik lagi, lebih transparan, berintegeritas dan juga tujuan utama kita memajukan muaythai agar menjadi lebih baik dan lebih sukses lagi ke depannya. Apalagi kita sangat menginginkan Muaythai bisa merebut sebanyak-banyaknya medali emas,” ujar Farrel.
Farrel terpilih secara aklamasi dalam Munaslub Muaythai Indonesia yang dihadiri 30 Pengprov Muaythai resmi yang semuanya setuju dipimpin Farrel hingga empat tahun mendatang. Sehari sebelum Munaslub, Muaythai Indonesia juga mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ditempat yang sama sejak Jumat 24 April 2026.
Forum yang dihadiri perwakilan Pengprov dari berbagai wilayah tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi dalam merespons dinamika yang berkembang, sekaligus menyusun langkah strategis ke depan demi menjaga kesinambungan pembinaan olahraga Muaythai di daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Munaslub dan Rakornas Muaythai Indonesia, Hartono berharap KONI Pusat bersifat adil dan tak ada keberpihakan.
“Pemilihan Nadiem Al Farrel sudah melalui mekanisme yang benar diawali dengan pelaksanaan Rakornas Muaythai Indonesia. Munaslub pun sudah sesuai AD/ART. Ada proses tim penjaringan dan penyaringan sehingga terpilihlah satu orang secara aklamasi, mandat pun dihadiri oleh 29 Pengprov atau ada beberapa yang diwakilkan oleh Sekum atau pengurus lainnya,” jelasnya
Wakil Ketua dan Ketua Harian Muaythai DKI Jakarta, Zen Lelangwayang dan Sisca yang juga ikut mendukung terpilihnya Ketua baru Nadiem Al Farrel serempak mengaku hanya ingin bisa melihat Muaythai berprestasi. “Terpenting bagaimana caranya kami segera mencetak atlet untuk meraih medali emas bagi Muaythai. Yang lain kita singkirkan dulu, karena satu-satunya yang kami pikirkan disini hanyalah medali emas bagi muaythai,” tutur Sisca dan Zen Lelangwayang bersamaan.

