Ekonomi

Lab Indonesia 2026 Hadir di ICE BSD, Targetkan 15.000 Pengunjung dari 16 Negara

×

Lab Indonesia 2026 Hadir di ICE BSD, Targetkan 15.000 Pengunjung dari 16 Negara

Sebarkan artikel ini
Lebih dari 300 Perusahaan Global Ramaikan Lab Indonesia 2026.(Doc)
Lebih dari 300 Perusahaan Global Ramaikan Lab Indonesia 2026.(Doc)

SinarHarapan.id-Sebanyak lebih dari 300 perusahaan dari 16 negara akan berpartisipasi dalam pameran industri laboratorium terbesar di Indonesia, Lab Indonesia 2026. Ajang dua tahunan ini berlangsung pada 15–17 April 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dengan target mendatangkan 15.000 pengunjung profesional.

Pameran yang mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness” ini pertama kali digelar di ICE BSD, menempati lahan seluas 14.500 meter persegi. Empat paviliun internasional dari China, Jerman, Korea, dan Malaysia turut hadir, menandakan meningkatnya minat global terhadap pasar laboratorium Indonesia.

Kristi Wulandari, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara, menyatakan bahwa perpindahan lokasi memungkinkan skala partisipasi yang jauh lebih besar. “Indonesia semakin dipandang sebagai pasar penting bagi industri teknologi laboratorium. Kami berharap Lab Indonesia menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri dan riset di dalam negeri,” ujarnya.(1/4)

Pertumbuhan industri laboratorium di Indonesia sendiri sedang melesat. Saat ini terdapat lebih dari 10.500 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh tanah air, sementara pasar laboratorium klinis nasional diproyeksikan mencapai USD 3,1 miliar (sekitar Rp48 triliun) pada 2027. Angka ini selaras dengan ekspansi pasar teknologi laboratorium global yang diperkirakan menyentuh USD 468 miliar pada 2032.

Mendorong Hilirisasi Riset, Lab Indonesia 2026 Siapkan Business Matching hingga Forum Ilmiah.(Doc: Istimewa)
Mendorong Hilirisasi Riset, Lab Indonesia 2026 Siapkan Business Matching hingga Forum Ilmiah.(Doc: Istimewa)

Tak sekadar pameran, Lab Indonesia 2026 juga akan menyelenggarakan One to One Business Matching. Pada edisi 2024, program ini mempertemukan lebih dari 150 buyers dengan peserta pameran dan menghasilkan 720 pertemuan bisnis, meningkat 24,7 persen dibanding 2022.

Para pemangku kepentingan menilai ajang ini penting untuk memperkuat ekosistem riset dan industri. Afrizal, Ketua Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Jakarta, menekankan perlunya alur riset terintegrasi dari kampus hingga industri. “Kolaborasi antara industri dan akademisi menjadi kunci menjadikan laboratorium kimia sebagai pusat inovasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Wahyu Purbowasito, Deputi Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN), menyambut baik peran Lab Indonesia sebagai wadah update teknologi dan sharing pengalaman. “Ini menjadi contoh kerja sama G-to-B yang baik untuk memperkuat infrastruktur mutu nasional,” paparnya.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, panitia menyediakan layanan free shuttle dari sejumlah titik strategis, seperti Stasiun Rawa Buntu, Botani Square Bogor, hingga Pulogadung Trade Centre Jakarta Timur.

Dengan skala yang terus membesar dan dukungan penuh dari regulator serta pelaku industri, Lab Indonesia 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi ekosistem laboratorium nasional menuju standar global.